Monday, 30 March 2015

Jangan Meminta Bantuan Jin !
Oleh Muhammad Ruslan
Allah SWT berfirman dalam Surah Jin ayat :6           
“Dan sesungguhnya ada beberapa orang laiki-laki diantara manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laiki diantara jin, maka jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan”
                Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Kardam bin Abi Saib Al-Anshori berangkat dengan bapaknya ke Madinah untuk suatu keperluan. Pada waktu itu Rasulullah SAW baru dikenal sebagai seorang Rasul. Di perjelanan mereka menginap di rumah seorang pengembala kambing. Pada tengah malam seekor serigala membawa lari seekor anak kambing. Maka keluarlah pengembala itu sambil berteriak:” hai penjaga lembah (maksudnya Jin), tetanggamu! Terdengarlah suara yang memanggil (tanpa kelihatan sosoknya):” hai Sirhan (memanggil serigala itu), maka kembalilah anak kambing itu mengembik ketakutan dan masuk ketempat asalnya. Sehubungan dengan peristiwa ini, Allah menurunkan ayat ini (Q.S  Jin ayat 6) kepada Rasul-Nya di Makkah, yang memberi tahukan bahwa ada orang-orang yang meminta perlindungan kepada Jin.
Beranjak dari ayat di atas memberikan kita suatu pemahaman bahwa adanya orang-orang yang meminta bantuan kepada makhluk yang bernama Jin adalah suatu yang benar-benar terjadi ditengah masyarakat kita. Hal ini karena orang-orang yang demikian itu memiliki iman yang lemah kepada Allah SWT. Ketika masalah kehidupan datang kepadanya, ia tidak dapat menyelesaikannya dengan cara yang dikehendaki Allah, justru ia malah menyelesaikannya dengan cara yang amat dibenci oleh Allah SWT yaitu meminta bantuan Jin.
Dalam hidup ini tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan manusia dipenuhi oleh berbagai macam romantika kehidupan, terkadang ada kalanya kehidupan ini begitu indah dan manis, terkadang juga sebaliknya yang berlaku yaitu kehidupan amat palit penuh dengan liku masalah. Diantara orang-orang yang sedang diterpa masalah tersebut tidak mampu mencari solusi dari masalah yang dihadapinya dengan cara yang benar, terkadang karena ketidak sabaranya ia menggunakan jalan pintas dari masalah yang dihadapinya dengan cara meminta bantuan kepada Jin. Sehingga akhirnya perbuatannya itu mencacatkan keimanannya dan masalah yang dihadapinya bukannya selesai namun semakin betambah-tambah.
Perbuatan meminta bantuan kepada Jin tersebut hukumnya adalah haram, dan termasuk perbuatan syirik, sedangkan perbuatan syirik itu merupakan salah satu dosa besar. Jika pelakunya tidak bertaubat dengan sungguh-sungguh maka ia akan dimasukkan kedalam neraka yang menyala-nyala. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Maidah ayat 72 :
Siapa yang mensyirikan sesuatu kepada Allah maka Allah mengharamkan baginya surga dan tempatnya adalah neraka.
                Sebagai suatu contoh perbuatan seseorang yang meminta bantuan Jin sebagai berikut : telah berlaku dimasyarakat kita ketika seseorang wanita menolak lamaran seorang laki-laki, kemudian laki-laki tersebut sakit hati dan kemudian datang ke para normal, atau dengan sebutan lain ia datang kepada seorang dukun dengan maksud untuk memberikan sihir kepada wanita tersebut agar menerimanya atau dengan tujuan agar wanita tersebut celaka. Ia berusaha memecahkan masalahnya dengan masalah juga sehingga perbuatannya  justru memperburuk keadaan dan tidak akan ada titik ujungnya.
Perbuatan para normal itu tidaklah ada manfaatnya sedikitpun, karena pada hakikatnya tiada yang mampu memberikan manfaat dan mudharat kecuali atas izin Allah SWT. Ketika para normal itu melakukan tugasnya sudah dipastikan ia meminta bantuan Jin untuk mengabulkan hajat orang yang sakit hati tersebut.
Oleh karena itu, kita mesti menjauhkan diri dari perbuatan meminta bantuan kepada Jin. Mintalah bantuan hanya kepada Allah SWT semata. Karena hanya Allah saja yang mampu memberikan masalah dan Dia pulalah yang mampu menghilangkannnya. Agar iman kita tidak cacat dan Allah akan naikkan derajat kita disisiNya.

.

No comments:

Post a Comment