Cahaya Dalam
Kegelapan Shubuh
Oleh Muhammad Ruslan
bin Aban
Dalam suatu
hadits yang diriwatkan oleh imam Muslim :
Ketika keluar untuk solat shubuh
Rasulullah SAW berdoa :” Ya Allah, berikan cahaya pada hati, lidah, telinga dan
mataku. Ya Allah, berikan kami cahaya.”
Beranjak dari
hadits di atas dapat di pahami beberapa hal yaitu : yang dimaksud dengan cahaya
di dalam hadits ini bukanlah yang berbentuk tenaga seperti yang kita fahami
secara sains, tetapi ynag dimaksud dengan cahaya disini adalah hidayah, taufik
serta petunjuk dari Alllah SWT. Apabila seseorang mendapat cahaya pada hati dan
seluruh panca indranya, hidupnya akan terpimpin kearah kebaikan dan terhindar
dari kejahatan.
Cahaya yang
sangat kita perlukan tidak hanya di dunia ini, namun yang lebih penting ketika
di akhirat kelak, yakni ketika seluruh cakrawala digulung, segala apa yang di
semesta telah sirna. Dalam keadaan yang maha gawat itu. Orang beriman akan
dibantu cahaya dari Allah SWT untuk merentasi segala halangan dan akhirnya akan
masuk ke dalam surga. Sebaliknya orang yang semasa hidupnya durhaka lagi
durjana akan menghadapi banyak halangan dan akhirnya terjerumus ke dalam
neraka.
Cahaya itu
juga sangat kita perlukan ketika hidup di dunia ini terutamanya ketika zaman
fitnah yang menyerupai kegelapan malam. Inilah zaman yang akan kita dapati
banyak pelaku maksiat menjadi dominan di tengah-tengah masyarakat.
Abu Hurairah
r.a berkata :” aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “ Umatku akan ditimpa
penyakit-penyakit yang menimpa umat-umat terdahulu.’ Apakah penyakit-penyakit
umat terdahulu tersebut? Nabi S.A.W menjawab :”penyakit-penyakit itu ialah
terlalu banyak hura-hura, terlalu bermewah-mewah, mengumpulkan harta
sebanyak-banyaknya, saling menipu untuk mendapatkan harta dunia, saling
menghasut sehingga saling menzalimi (HR. Hakim)
Lalu,
bagaimana dan di mana mendapatkan cahaya tersebut? Rasulullah telah menjawab pertanyaan tersebut
dengan melanjutkan sabdanya :” berilah kabar gembira bagi orang-orang yang
berjalan dalam kegelapan menuju masjid untuk mengerjakan solat shubuh dengan
cahaya yang terang benderang pada hari kiamat. (HR. Abu Daud, At-Tirmizi, dan
Ibnu Majah)
Orang yang
konsisten mengerjakan solat shubuh berjamaah dijanjikan akan mendapatkan cahaya
pada akhirat. Namun sebelum itu mereka akan mendapat cahaya di dunia ini. Mata
hati mereka akan terbuka ketika banyak orang buta untuk melihat kebenaran.
Mereka berani melawan arus walupun jumlah mereka sedikit karena mereka meyakini
firman Allah SWT.
Dengan cahaya
dari Allah tersebut, golongan minoritas yang istiqomah menjalankan salat shubuh
dengan berjamaah ini akan diberi kekuatan untuk menghadapi fitnah akhir zaman.
Akhirnya, mari
kita solat shubuh berjamaah. Sebagaimana disebutkan dalam lafaz azan “salat itu lebih baik daripada tidur”. Karena
dengan solatlah kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT, jika umat
tidak solat maka umat akan “tidur” dan akhirnya umat akan terus mundur.
No comments:
Post a Comment